Sabtu, 11 Oktober 2014

PERLU KAU TAU


Hai hai hai ! ini aku mau share puisi ku lagi. Kalau puisi yang ini hasil dari kegalauan saya  -__- alurnya agak gak jelas dan garing, tapi yang namanya isi hati kan ? pasti abstrak isinya. jadi selamat membaca puisi konyol saya satu ini :'v




PERLU KAU TAHU!
CIPT : Kholifatur Rosyidah


Kebahagian selalu menyelimuti dirimu !
Kau bagaikan mempunyai lampu ajaib yang selalu dapat mengabulkan anganmu
Kau merasa kau lah yang paling sempurna di dunia ini
Semua kau tunjukkan !
Seakan kau yang paling Hebat dan Perkasa di sini !

                                      Tapi perlu kau tahu !
                                      Di balik kegembiraan mu atas hartamu
                                      Terdapat noda kecil yang selalu menempel di hidupmu
                                      Terdapat dosa kecil yang selalu kau bawa mati
                                      Terdapat gadis kecil mengharap kau hadir di tengah nestapanya

Kau perlu Tahu !
Gadis Kecil itu aku !
Aku hanya ingin Kau hadir di sepanjang hidupku
Di setiap do’a yang ku panjatkan pada Rajaku
Di setiap indahnya bunga tidurku
Hanya ku ingin dirimu hadir !
Meskipun untuk melihat dan sekedar tersenyum
Hanya itu !
Menemani sejuta kepedihan hidup dalam diriku !

                                      Tapi Kau pasti tahu !
                                      Kau tak akan seperti dalam puisi ku !
                                      Kau pasti akan dengan indahnya gerlap kehidupanmu
                                      Tanpa memperdulikan setitik noda dalam hatiku
                                      Tanpa melihat betapa tercabiknya diriku !

Tapi Kau Perlu Tahu !
Aku hanya bisa menangis di sisa hidupku
Hanya bisa mengharap keindahan kan menantiku
Hanya bisa berdoa yang terbaik untuk mu dan untuk ku
hanya bisa berharap !
Suatu saat kau datang menjemput keputus asaanku
                                     
                                     Tapi aku juga Tahu !
                                     Aku tidak bisa memaksamu
                                     Aku tidak bisa terlalu mengharapkanmu
                                     Aku tidak bisa membebanimu dengan beribu angan do’a ku untukmu
                                      Aku tidak bisa menyalahkanmu !

Jadi biarkan saja
Aku mati dengan Pedang keputusasaanku

Dalam mengharapkan dirimu !

0 komentar:

Posting Komentar