Hai semua ~ Udah lama gak post nih.. saya kembali dengan puisi saya (lagi) :3. Mungkin puisi yang ini dibilang bukan puisi tapi curhat, ini dari hati saya yang paling dalam.... #eaaak :v
Cipt : Kholifatur Rosyidah
Ketika kau bak petir yang
menghantamkan lara
Ketika kau tinggalkan ku di
neraka dunia
Ketika kita tak lagi berpandang
mata
Ketika tentang mu tak lagi
indah
Ketika SEMUA BERUBAH
Tak perlu berliku
liku kuungkapkan rasa
Se indah apapun sajak
ini tak kan bisa
Mengungkapkan begitu tersayatnya
hatiku !
mungkin bukan
tersayat ! bukan teriris ! lebih sakit !
Saat kau tertusuk
1000 pedang bahkan lebih sakit
Mungkin melebihi
sakitnya api neraka
Ketika aku terlalu bodoh
mengharapkan mu yang selalu
menolakku
aku sendiri tidak tau !
mengapa aku bisa sebodoh itu !
Salah apa daku ! sampai Tuhan
menghukum ku !
aku tidak sekuat itu
yang bisa menahan ribuan
tusukan pedang
yang bersamaan ditancapkan di
hatiku
Ketika kau tertawa di
ujung sana
Aku selalu menyesal
mengapa dahulu
Pernah mendengar tawa
manis itu
Yang kini berubah
jadi pedang hitam dalam hidupku
Ini bukan puisi kawan !
ini curahan hati
Jadi ketika kau baca tulisan
konyol ini
Doakan selalu dirimu
Agar tidak tertusuk seperti
aku
aku akan mendoakan mu {}
meskipun api neraka ini terus
membakarku







0 komentar:
Posting Komentar